Cara daftar umroh online dari Madiun tidak perlu repot datang ke kantor travel: cukup HP, foto KTP dan KK, lalu bayar DP Rp1.500.000. Jamaah Madiun biasanya berangkat lewat Bandara Juanda Surabaya, sekitar tiga jam perjalanan darat, dengan rombongan yang dikoordinasikan travel dari titik kumpul di kota.

Langkah-Langkahnya, Satu per Satu

  1. Periksa izin travel dulu. Minta nomor PPIU dan PIHK, lalu cocokkan di situs resmi Kementerian Haji.
  2. Isi formulir pendaftaran online — data diri, pilihan paket, dan perkiraan bulan berangkat.
  3. Kirim foto KTP dan KK yang difoto jelas dengan HP.
  4. Bayar DP Rp1.500.000 ke rekening resmi perusahaan travel, bukan ke rekening pribadi siapa pun.
  5. Tentukan jalur pembayaran yang paling menenangkan: bayar cash, menabung lewat VA/Rekening BSI, atau bayar nanti lewat pembiayaan syariah Amitra.
  6. Lengkapi dokumen dan ikuti manasik — paspor, vaksin, dan pas foto didampingi tim travel sampai beres.

Biaya yang Perlu Disiapkan

Kami sampaikan angka-angka ini di awal, supaya Bapak/Ibu bisa menghitung dengan tenang:

KomponenEstimasi
DP pendaftaran (tanda jadi)Rp1.500.000
Paket 9 hari±Rp35 jutaan
Paket 12 hari±Rp36 jutaan
Paket 16 hari±Rp38 jutaan
Paspor (bila belum punya)±Rp650 ribu
Vaksin±Rp450 ribu

Di luar itu, siapkan juga transport Madiun–Surabaya ke bandara keberangkatan. Angka paket mengikuti kurs — kami selalu menyampaikan angka terbaru sebelum Bapak/Ibu memutuskan.

Tiga Jalur Pembayaran

  • Bayar cash: daftar Rp1.500.000 → booking seat Rp10.000.000 → pelunasan paling lambat H-30.
  • Menabung: daftar Rp1.500.000 → dapat nomor VA/Rekening BSI → menabung berkala → berangkat saat tabungan cukup.
  • Bayar nanti: daftar Rp1.500.000 → pengajuan pembiayaan syariah Amitra (survei/wawancara) → DP minimal 15% → berangkat → angsuran setelah pulang. Booking seat 20% sudah masuk pembiayaan, jadi tidak keluar uang booking di awal.

Dari Kota Pecel ke Tanah Suci

Madiun dikenal sebagai kota kereta — stasiunnya ramai setiap hari, dan jalanan Alun-alunnya tidak pernah sepi dari penjual pecel. Di kota inilah, banyak hati yang setiap hari mendengar adzan, lalu diam-diam memanjatkan satu doa yang sama: semoga Allah memanggil ke Baitullah. Adzan adalah panggilan ibadah yang pertama. Lalu ada panggilan kedua yang lebih jauh: panggilan Baitullah, sebagaimana Allah menyeru dalam QS Al-Hajj ayat 27. Dan panggilan ketiga — ajal — akan datang tanpa bisa ditunda. Selagi Allah masih memberi waktu dan jalan, menjawab panggilan itu adalah kemuliaan. Kami hadir hanya sebagai kendaraan; yang memanggil dan yang menjawab, tetap antara hamba dengan Rabb-nya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Bandara mana yang sebaiknya dipilih dari Madiun?
Tergantung jadwal rombongan. Dhoho lebih dekat, Juanda pilihan penerbangannya lebih banyak. Travel akan menginformasikan bandara keberangkatan saat pendaftaran.

Apakah pendaftaran online aman?
Aman, selama travel berizin PPIU dan PIHK. Cek nomor izinnya di situs resmi Kementerian Haji sebelum membayar apa pun.

Berapa lama idealnya mengurus semuanya?
Idealnya 3–6 bulan sebelum keberangkatan, supaya paspor, vaksin, dan manasik berjalan tenang.

Bisakah berangkat bersama keluarga dari Madiun?
Bisa. Travel mengoordinasikan titik kumpul dan keberangkatan rombongan dari Madiun, sehingga keluarga bisa berangkat bersama-sama.

Baca Juga

Siap melangkah menuju Baitullah? Konsultasikan rencana umroh Bapak/Ibu — gratis, tanpa komitmen — melalui WhatsApp 0896-5083-6168. Kami dampingi dengan sepenuh hati, karena jamaah adalah tamu Allah yang mulia.

Samira Travel — berizin resmi PPIU 16092100475620005 & PIHK 160922100475620002.